Cara Memilih Trafo yang Baik Untuk Amplifier Rakitan

Cara Memilih Trafo yang Baik Untuk Amplifier Rakitan

trafo toroidAssalamualaikum wr wb
Pada postingan kemarin kita membahas merakit power amplifier untuk sound system rumahan dan sudah saya jelaskan komponen pokok yang wajib sobat beli untuk membangun power amplifier. Ada banyak komponen yang wajib sobat beli yang pertama adalah trafo atau nama lengkapnya adalah transformator.

Trafo sendiri memiliki fungsi untuk menurunkan tegangan dari AC 220v menjadi tegangan yang bisa digunakan untuk mensuplay kit driver, entah itu tegangan ct maupun non ct. Dipasaran banyak beredar merk trafo mulai dari yang murah sampai mahal, dalam bentuknya juga berbeda ada trafo kotak dan trafo toroid. Sesuai judul diatas saya akan memberikan cara memilih trafo untuk merakit amplifier, simak ulasan saya dibawah ini.

1. Trafo kotak dan toroid
Ada beberapa jenis trafo yang ada dalam dunia audio, tapi yang paling sering digunakan adalah trafo kotak dan toroid. Trafo kotak sendiri lebih umum digunakan untuk perakit amplifier karena memiliki harga yang lebih murah, tersedia banyak ditoko, terdapat berbagai merk, dan lebih praktis penataan dalam box amplifier. Sedangkan untuk trafo toroid masih jarang digunakan karena harga yang mahal, masih jarang ada ditoko, tidak banyak pilihan merk, penataan yang sulit dalam box.

jenis trafo

Selain perbedaan diatas trafo toroid lebih unggul dalam efisiensi daya, hal ini karena bentuk trafo toroid yang mirip donat membuat kerja trafo maksimal dan tidak cepat panas. Untuk power built up lebih banyak menggukan trafo toroid. Sekarang sobat bisa mempertimbangkan mau membeli trafo kotak atau toroid, sedikit saran dari saya kalau untuk rumahan bisa menggunakan trafo kotak.

2. Trafo ct dan non ct
Kebanyakan untuk kit driver dengan sistem OCL pasti menggunakan tegangan ct atau simetris, dan untuk beberapa driver dengan amp IC ada yang menggunakan non ct tapi banyak juga yang menggunakan ct. Jadi sobat harus tahu terlebih dahulu kit driver yang sobat pakai menggunakan tegangan ct atau non ct, bila kit driver sobat menggunakan tegangan non ct maka belilah trafo yang non ct pula.

jenis trafo

3. Tegangan dan arus keluaran
Setelah sobat menentukan membeli trafo kotak atau toroid, sekarang yang harus sobat pertimbangkan adalah daya output yang dihasilkan trafo. Pilihlah trafo dengan tegangan yang sesuai kebutuhan kit driver sobat, jika tegangan maksimal kit driver 32v ct maka belilah trafo dengan output 32v ct. Bisa juga membeli dengan output 45v ct untuk berjaga-jaga jika suatu nanti ganti driver dengan tegangan yang lebih besar. Tapi wajib tegangan output trafo tidak boleh melebihi tegangan yang mampu dihandle kit driver, hal ini untuk menghindari kerusakan kit driver.

Selain tegangan sobat harus mempertimbangkan arus output yang dihasilkan oleh trafo, ditoko banyak pilihan mulai dari 0,5A sampai 30A bahkan lebih. Untuk menentukan besarnya arus trafo adalah dengan cara menghitung berapa banyak dan besar speaker yang dihandle oleh kit driver. Sebagai contoh saya mempunyai speaker 12"x2 maka trafo 5A sudah cukup untuk menghandle speaker tersebut, bisa juga diperbesar 10A untuk berjaga-jaga akan menambah speaker.

4. Trafo murni dan tidak murni
Ini yang sangat penting juga dalam membeli trafo, dipasaran ada yang jual trafo murni dan tidak murni. Murni maksud disini adalah bila label trafo tertulis 5A maka arus output mendekati 5A dan tidak selisih banyak bentuk fisiknya juga besar serta harga yang mahal. Untuk trafo tidak murni jika label tertulis 5A maka output trafo tidak sampai 5A bisa saja sekitar 2A atau 3A, dari fisiknya juga terlihat kecil dan ringan serta harganya yang sangat murah.

Bisa juga dilihat dari ukuran kawat email yang digunakan, jika murni terlihat besar dan tidak murni terlihat sangat kecil. Belilah sesuai kebutuhan saja, jika untuk speaker kecil dan tidak terlalu sering digunakan maka silahkan membeli trafo tidak murni. Tapi jika digunakan untuk speaker besar dan sering digunakan belilah trafo murni untuk memperpanjang umur pemakaian serta kualitas tegangan yang baik.

Itulah pembahasan saya tentang cara memilih trafo yang baik untuk amplifier rakitan, dan untuk merk tidak saya sertakan karena saya tidak ingin mengunggulkan merk tertentu. Mungkin sampai disini pembahasan kita, akan saya lanjutkan lagi dengan topik yang menarik. Jika ada saran silahkan komentar dibawah, dan saya mohon maaf jika ada kesalahan karena ini hanya pendapat pribadi saya.
Wassalamualaikum wr wb

0 Response to "Cara Memilih Trafo yang Baik Untuk Amplifier Rakitan"

Posting Komentar